Mangga (Mangifera indica L.)

https://id.pinterest.com/pin/599752875398446031/

 Pohon mangga adalah salah satu tanaman yang paling banyak dibudidayakan. Budidaya mangga bertujuan sebagai konsumsi pribadi maupun untuk tujuan komersial karena nilai ekonomis dari buahnya. Buah mangga dapat dikonsumsi langsung saat matang ataupun mentah, serta dapat diolah menjadi makanan dan minuman.

Tanaman mangga bukan berasal dari Indonesia, melainkan dari Asia Selatan. Jenis mangga yang paling populer di dunia adalah Mangifera indica atau Indian mango dan telah tersebar ke seluruh dunia. Mangga jenis ini sekaligus menjadi salah satu buah yang paling banyak ditanam di negara-negara tropis.

 

Nama Tanaman 
        Mangga (Indonesia) 
        Pelem (Jawa)

Kalsifikasi 
        Kingdom – Plantae 
        Subkingdom – Tracheobionta
        Superdivisi – Spermatophyta
        Divisi – Magnoliophyta
        Kelas – Magnoliopsida
        Subkelas – Rosidae
        Ordo – Sapindales
        Famili – Anacardiaceae
        Genus – Mangifera
        Spesies - Mangifera indica L.

Ciri-ciri

Akar
Pohon mangga memiliki jenis akar tunggang dengan panjang bisa mencapai 6 meter. Akar pada pohon mangga memiliki fungsi untuk mencari air serta nutrisi bagi tanaman mangga serta menjaga agar tetap berdiri kokoh.
Batang
Pohon mangga termasuk kelompok pohon besar, tingginya mencapai 35 meter sampai 40 meter. Namun pada kultivar atau varietas tertentu ada pohon mangga yang sengaja dikembangan agar tumbuh pendek dan berbuah banyak. Batang dari pohon ini mempunyai kulit yang tebal dan kasar dengan warna coklat gelap serta bentuk batang yang bulat dengan percabangan dan ranting yang banyak. Pada cabang serta ranting akan menumbuhkan daun-daun yang lebat berbentuk kanopi, seperti oval, kubah, dan memanjang.
Daun
Mangga termasuk tanaman evergreen sehingga daunnya tetap hijau sepanjang tahun. Memiliki daun dengan ukuran panjang 15 cm hingga 35 cm, serta lebar 6 cm sampai 16 cm. Daun dari tanaman mangga menjadi salah satu daun yang tunggal dan tidak memiliki penumpu dan anakan. Saat masih muda, daunnya berwarna jingga dengan semburat merah muda, kemudian dengan cepat berubah menjadi warna merah gelap yang berkilau, kemudian menjadi warna hijau tua saat dewasa. Pohon mangga merupakan tanaman yang memiliki daun tidak lengkap, hal ini karena adanya petiolus atau tangkai dan lamina atau helaian daun saja. Bentuk daun padapohon mangga sendiri bervariasi. Daun beberapa spesies mangga berbentuk lonjong, mata tombak serta segi empat pada ujung daun yang meruncing.
Bunga 
Pohon mangga menghasilkan bunga yang tumbuh di cabang-cabang pohonnya. Ukuran bunganya kecil, sekitar 5 mm sampai 10 mm. Bunga mangga berwarna putih dan beraroma lembut. Mangga memiliki 5 buah kelopak bunga. Bunganya merupakan hermafrodit atau memiliki bunga jantan dan betina pada satu bunga.
Buah Mangga
Pada umumnya, buah mangga matang di saat musim panas atau kemarau. Buah mangga butuh waktu sekitar 5 bulan dari masa berbunga hingga tumbuh menjadi buah yang matang. Buah mangga sangat bervariasi dalam hal ukuran, warna, bentuk, tingkat kemanisan, dan kualitas untuk dikonsumsi. Kondisi tersebut bergantung dari kultivar yang ditanam. Warna kulit buah mangga adalah hijau, oranye, kuning, dan merah. Di Indonesia, buah mangga yang banyak dijual di pasaran adalah mangga berkulit hijau. Bentuk buah mangga umumnya agak lonjong, menyerupai bentuk ginjal atau kacang. Namun, sebagian spesies juga yang berbentuk bulat. Ukurannya bervariasi, antara 5 cm sampai 25 cm dengan berat sekitar 140 gram hingga 2 kg per buahnya. Kulit buah mangga lembut, halus dan harum. Jika telah benar-benar matang, kulit mangga mengeluarkan aroma yang khas dan semakin harum.
Biji
Di dalam daging buah mangga terdapat 1 biji besar, ukurannya sekitar 4 cm sampai 7 cm. Biji tersebut berguna sebagai bibit tanaman mangga.

Comments

Popular posts from this blog

Bakung (Crynum asiaticum L.)

Kakao (Theobroma cacao)