Bakung (Crynum asiaticum L.)

 
Bakung (Crynum asiaticum L.)



A. Klasifikasi
  •      Kingdom      : Plantae
  •      Divisi            : Magnoliophyta
  •      Kelas            : Liliopsida
  •      Sub Kelas     : Liliidae
  •      Ordo             : Liliales
  •      Famili            : Amaryllidaceae
  •      Genus           : Crynum
  •     Spesies          : Crynum asiaticum L.
B. Ciri-Ciri Tumbuhan
  •      Akar terdeferensiasi menjadi umbi berlapis, diameter 5-10 cm.
  •      Batang semu, tegak, lunak, putih kehijauan.
  •     Daun tunggal lanset, panjang 30-80 cm, lebar 4-8 cm, tulang daun sejajar, hijau, daun berdaging (carnosus), tebal berair.
  •    Bunga majemuk, sempurna, keluar dari ketiak daun, bentuk payung, pangkal mahkota berdekatan membentuk corong ujung lepas berbentuk pita, mahkota yang melekat dengan tangkai benang sari, warna putih, putik panjang.
  •    Buah kapsul, beruang 3, berdaging, membelah lateral, panjang 1-2 cm, warna hijau.
  •      Biji  bulat pipih, kulit berlapis lendir.
C. Sebaran

Berasal dari India, Asia Tenggara, Barat Laut Australia, dan Polinesia, kemudian menyebar
ke kawasan tropis dan subtropis. Di Asia Tenggara, tanaman ini digunakan untuk
pengobatan cedera dan sendi yang meradang. Pada zaman kuno, di Indonesia dan
Semenanjung Melayu bakung putih digunakan sebagai penangkal bagi luka dari panah
beracun.

D. Habitat
Banyak ditemukan di dekat pantai, dataran rendah sampai ketinggian 700 m dpl,
khususnya di tempat-tempat yang lembap tanahnya dan banyak humusnya, tepi sungai,
sekitar danau, dan tepi hutan. Tumbuh di bawah sinar matahari penuh atau teduh parsial.

E. Manfaat
Mengobat jerawat, rematik, radang kulit, bisul, borok, batuk rejan, obat cacing,
mempermudah persalinan.

Comments

Popular posts from this blog

Kakao (Theobroma cacao)