Kelengkeng (Dimocarpus longan)

 Kelengkeng (Dimocarpus longan)


A. Klasifikasi

  • Kingdom  : Plantae
  • Divisi        : Angiospermae
  • Ordo        : Sapindales
  • Famili      : Sapindaceae
  • Genus     : Dimocarpus
  • Spesies   : Dimocarpus longan

B. Ciri-Ciri Tanaman

  • Pohon kelengkeng menghasilkan bunga berwarna kuning muda di ujung cabang. Bentuknya kecil, memiliki 5-6 sepal, kelopak berwarna kuning kecoklatan, memiliki putik dua lobus dan 8 benang sari.
  • Buahnya tumbuh menggantung, berkelompok, terkulai, dan lebarnya sekitar 2,5 cm. Kulit buahnya cokelat, tipis, dan kasar. Daging buahnya putih transparan, dan bijinya besar dan hitam mengkilap. Daging buah kelengkeng memiliki rasa musky, rasa manis yang dapat dibandingkan dengan rasa buah leci.
  • Pohon kelengkeng agak sensitif terhadap cuaca dingin. Pohon lengkung lebih menyukai suhu hangat dan tanah yang agak berpasir.

C. Sebaran

Banyak ditemukan di daerah dengan kelembaban tinggi di negara China, India, Srilangka, Myanmar, Thailand, Kambodia, Laos, Vietnam, Malaysia, Indonesia, Philipina. Di Indonesia, kelengkeng banyak tumbuh di Kalimantan Barat, Jawa Timur dan Jawa Tengah (Semarang, Temanggung dan Magelang).

D. Habitat

Tanaman lengkeng (Dimocarpus longan) berasal dari daerah subtropis di Cina bagian selatan. Di negara asalnya lengkeng dikenal dengan sebutan long yen atau likeng. Sentra utama terdapat di provinsi Guangdong, Guangxi, Sze-chuen dan Fujien. Tanaman ini kemudian menyebar ke negara-negara Indochina seperti Thailand, Kamboja, Laos, Vietnam dan Taiwan. Di Indonesia, lengkeng lebih cocok tumbuh di dataran tinggi yang iklimnya mendekati subtropis, seperti di negara asalnya.

E. Manfaat

1.    Melawan radikal bebas

2.    Memperkuat tulang

3.    Meningkatan kesehatan otak

4.    Menjaga kesehatan jantung

5.    Mengatasi insomnia

Comments

Popular posts from this blog

Bakung (Crynum asiaticum L.)

Kakao (Theobroma cacao)