Gelombang Cinta (Anthurium plowmanii)

 

https://id.pinterest.com/pin/1150177192308330857/


Nama Indonesia
           Gelombang Cinta

Klasifikasi
           Kingdom – Plantae
           Sub Kingdom – Viridiplantae
           Infra Kingdom – Streptophyta
           Divisi – Tracheophyta
           Sub Divisi – Spermatophyta
           Super Divisi – Embryophyta
           Kelas – Magnoliopsida
           Sub Kelas – Lilianae
           Ordo – Alismatales
           Famili – Araceae
           Genus – Anthurium Schott
           Spesies – Anthurium plowmanii

1.     Ciri-ciri Tanaman

Tanaman gelombang cinta memiliki ciri ciri atau morfologi sebagai berikut yaitu.

Daun
       Daun pada Anthurium plowmanii memiliki tekstur yang sangat tebal dan mirip dengan kulit, dengan helaian berbentuk elips yang panjang dan meruncing. Bagian terlebar dari helaian daun terletak mendekati ujung, tetapi masih di sekitar bagian tengahnya. Tulang daun primer terletak di tengah helaian, sementara tulang daun lateral menjalar dari tulang primer ke tepi helaian. Permukaan atas daun bersinar dan tepinya bergelombang. Fase juvenile daun Anthurium plowmanii dapat mencapai panjang hingga 2 meter. Tangkai daunnya berkisar antara 30-40 centimeter dengan penampang berbentuk C atau U.

Batang
        Batangnya memiliki ruas-ruas pendek, dan setiap ruas menjadi tempat melekatnya daun. Batang Gelombang Cinta ini biasanya dihiasi oleh akar-akar yang berfungsi sebagai penopang pertumbuhan tanaman. Bunga Anthurium plowmanii tumbuh ke atas, dengan spathe yang berbentuk lonjong dan meruncing, sering kali menekuk keluar saat mekar.
        Spathe ini memiliki panjang sekitar 5-15 cm dan bisa tumbuh hingga 29 cm, dengan lebar sekitar 5-10 milimeter, berwarna ungu keunguan dengan bercak hijau atau ungu. Spadiks yang berwarna ungu gelap berbentuk lonjong dan mengecil di ujungnya, dengan panjang sekitar 10-45 cm dan diameter 1-22 cm. Panjang stipe atau tangkainya adalah sekitar 6-10 cm dengan diameter 1,2 cm. Bunga Anthurium plowmanii bersifat berumah satu, seperti tanaman lain dalam keluarga Araceae.

Bunga
        Bunga ini bersifat protogini yang artinya, dalam satu bunga yang sama bunga betina akan matang lebih dulu lalu diikuti oleh bunga jantan.

Buah
       Setelah mengalami penyerbukan, embrio akan berkembang menjadi buah matang yang berkulit merah dengan bentuk bulat memanjang. Setiap buah biasanya mengandung 1-2 biji dengan ukuran sekitar 1-2 milimeter, dengan panjang sekitar 1,2 hingga 1,5 milimeter. Satu spadiks dapat menghasilkan sekitar 500 hingga 2.000 biji.


Sebaran
          Bunga Gelombang Cinta (Anthurium plowmanii) berasal dari Amerika Selatan, tepatnya dari Peru, Bolivia, dan Brazil.

Habitat
Tanaman berdaun indah ini pada dasarnya hidup di wilayah tropis. Tanaman ini membutuhkan 70-85% sinar matahari atau paparan cahaya yang konsisten, namun bukan paparan cahaya matahari langsung. umumnya dapat hidup dengan baik di tempat teduh.

4.    Kegunaan / Manfaat
     Anthurium plowmanii dibudidayakan sebagai tanaman hias.  Tanaman ini memiliki daya tarik pada bentuk daunnya yang indah dan unik serta banyak variasinya. Manfaat Tanaman Gelombang Cinta tidak hanya sebatas keindahannya saja. Beberapa manfaat kesehatan dari tanaman ini adalah sebagai berikut:
   
    Peningkatan Kualitas Udara – Tanaman ini dapat membantu mengurangi polutan di udara, seperti formaldehida, benzene, dan amonia.
    Penambah Kelembapan – Gelombang Cinta dapat meningkatkan kelembapan di ruangan, yang baik untuk kulit dan sistem pernapasan.
     Pengurangan Stres – Lingkungan yang dikelilingi oleh tanaman, termasuk Gelombang Cinta, diketahui dapat mengurangi stres dan meningkatkan suasana.
    Penyerap Gas Beracun – Tanaman ini mampu menyerap beberapa gas beracun dan mengonversinya menjadi oksigen yang lebih bersih.
Menurunkan Konsentrasi CO2 – Gelombang Cinta dapat membantu dalam mengurangi konsentrasi karbon dioksida di malam hari
           


Comments

Popular posts from this blog

Bakung (Crynum asiaticum L.)

Kakao (Theobroma cacao)